Khasiat Coklat Bagi Penderita Penyakit Jantung Koroner

Siapa di antara kita yang tidak mengenal coklat? Mulai dari anak anak sampai dengan orang tua menyukainya. Selain rasanya yang lezat, juga bentuk dan warnanya yang beraneka ragam tentu sangat menggugah selera bagi penggemarnya.

Dark Chocolate

Saat ini mendengar nama coklat langsung terbayang dalam ingatan kita tentang dampak buruknya seperti karies gigi, obesitas, hipertensi, diabetes. Namun, tahukah anda bahwa coklat ternyata mempunyai manfaat bagi kesehatan jantung kita?

Adanya dampak buruk coklat bagi kesehatan membuat para pakar kesehatan mengingatkan masyarakat tentang bahaya makanan yang mengandung coklat. Adanya kewaspadaan tentang bahaya mengkonsumsi coklat dalam jumlah besar memicu para peneliti untuk melakukan penelitian penelitian lebih lanjut tentang efek coklat terhadap penuaan, pengaturan tekanan darah dan aterosklerosis.

Selain itu baca juga info menarik tentang obat jantung koroner alami.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang dampak coklat terhadap kesehatan kita, terlebih dahulu perlu dibedakan antara dark chocolate yang berasal dari yang produk murni cocoa dan chocolate yang merupakan kombinasi antara cocoa, gula dan susu serta bahan-bahan lain sehingga menjadi produk dalam bentuk padat.

Cocoa diketahui banyak mengandung flavanol, kelompok tanaman yang merupakan subclass dari flavonoid yang merupakan subfamily dari polyphenol. Flavanol berasal dari monomer epicathecin dan catechin. Cocoa memiliki kandungan tertinggi dari polyphenol (611 mg/porsi) dan flavonoid (564 mg/porsi epicatechin).

Setelah mengkonsumsi cocoa, kandungan flavanol dan antioksidan akan meningkat di dalam plasma. Namun efek ini akan berkurang bila cocoa dikonsumsi bersama susu atau dalam bentuk susu coklat, hal ini diakibatkan kandungan susu menyebabkan hambatan dalam penyerapan flavonoid dalam usus.

Fungsi proteksi lainnya adalah sebagai anti oksidan, anti hipertensi, anti inflamasi, pemulihan fungsi endotel, metabolisme lipid, aterosklerosis, meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi agregasi pletelet. Cocoa murni juga merupakan nutrisi yang kaya akan gizi karena mengandung vitamin B, zat besi, magnesium, kalium, fosfor, zink, tembaga dan selenium.

Berapa banyak dark chocolate yang harus kita konsumsi untuk mendapatkan efek yang menguntungkan tersebut? Pada sebuah studi dilakukan oleh Taubert,dkk didapatkan hasil bahwa konsumsi dark chocolate sebanyak 100 gram sehari selama 18 minggu ,dapat menurunkan tekanan darah sistolik sebanyak 2,9 mmHg dan diastolic 1,9 mmHg7.

Studi yang dilakukan oleh Galleano, dkk menujukkan bahwa konsumsi 20 gram cocoa setiap 3 hari dapat menurunkan nilai dari C-reactive protein (biomarker dari proses inflamasi) daripada yang tidak mengkonsumsi atau mengkonsumsi dalam jumlah yang tinggi. Selain itu juga konsumsi 100 gram per hari dark chocolate selama 15 hari dapat menurunkan kadar LDL-Cholesterol (kolesterol jahat) sebanyak 11% pada pasien yang menderita hipertensi primer 4.

Walaupun banyak fakta yang menunjukkan bahwa dark chocolate memilki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah kita, hendaknya dikonsumsi secara bijak mengingat kalori yang terkandung dalam dark chocolate yaitu kurang lebih 70 kalori dalam satu batang sehingga disarankan untuk mengkonsumsinya sepotong kecil setiap hari atau setiap 2 hari sekali, tanpa dicampur dengan susu. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *